Kegiatan Perpustakaan SMK NEGERI 2 ENDE Bersama siswa Membuat Pohon Literasi dan Mading Sekolah.
Salam Literasi !
Strategi pembelajaran yang diterapkan Kemendikbud berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 23 Tahun 2013 yang dapat meningkatkan mutu sekolah yaitu dengan melalui budaya literasi sekolah. Strategi pembelajaran yang akan diterapkan tersebut dapat menumbuhkan sikap yang budi pekerti luhur kepada setiap siswa melalui bahasa. Oleh karena itulah sekolah mulai menggunakan pohon literasi di dalam setiap kegiatan belajarnya. Sebenarnya, apa sih manfaat pohon literasi bagi siswa? Kemudian bagaimana cara membuatnya?
Namun, sebelum membahas tentang pohon literasi, ada baiknya kita mengetahui apa itu pohon literasi. Pohon literasi adalah pohon yang dibuat dengan tujuan untuk mencatat history buku yang telah dibaca dan ditulis di selembar daun yang berisi tentang judul buku yang telah dibaca. Selain itu, di dalam pohon literasi siswa juga bisa menulis beberapa penggalan-penggalan kalimat yang terdapat di dalam buku tersebut. Nah, pohon literasi tersebut akan diperiksa oleh setiap guru, sehingga Anda akan mengetahui seberapa banyak buku yang telah siswa Anda baca jika dilihat dari banyaknya daun yang terdapat pada pohon literasi tersebut.
Dalam pembuatan pohon literasi tersebut Anda bisa menggunakan kertas karton berwarna. Dikarenakan bahannya mudah ditemukan, siswa akan menjadi lebih fokus dalam membuat pohon literasi tersebut. Untuk jenis-jenis model pohon literasi, Anda bisa menyarankan siswa Anda untuk melihat dari laman Google sebagai bahan referensi.
Majalah dinding atau yang biasa kita singkat sebagai mading sekolah merupakan sarana atau media komunikasi yang ditempel di dinding. Mading sekolah biasanya memuat informasi penting seputar sekolah ini di tempel di dinding maka tidak memakan banyak biaya. Selain itu, dapat juga dibuat oleh siapa saja yang memiliki keinginan atau keahlian dalam membuat mading. Dalam rangka meningkatkan gerakan literasi sekolah, Perpustakaan SMK NEGERI 2 ENDE bermaksud untuk menyalurkan minat dan bakat mereka untuk digunakan dengan cermat, kreatif, bijak dan bernilai positif melalui program literasi membuat Pohon Literasi dan Mading sekolah.
Kepala Perpustakaan SMK Negeri 2 Ende Ibu Dra.Bhebhe Maria Margareta juga menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk strategi dalam membuat program literasi yang cocok digunakan. Menurut beliau, program literasi di sekolah akan efektif dilaksanakan jika dengan jumlah siswa yang sedikit yaitu dengan menargetkan komunitas – komunitas di sekolah.
Kamis, 24 -26 Agustus 2023, Perpustakaan SMKN 2 Ende, telah mengadakan kegiatan Literasi Sekolah (GLS) yang dilaksanakan di Aula , SMKN 2 Ende, kegiatan literasi ini adalah kegiatan yang pertama kali dilakukan, kegiatan ini berhasil karena mendapat dukungan penuh dari kepala sekolah , SMKN 2 Ende, yang dimulai pada pukul: 15 s,d, 18.00 Wib.Acara Ini juga menghadirkan para narasumber dan pendamping.
Bapak Fransisco Soares, S.Pd,M.Pd. Selaku kepala SMKN Ende dalam sambutannya beliau mengatakan: “Bahwa kegiatan literasi sangatlah penting, dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan budaya baca, budaya literasi bagi kita semua, untuk itu kita harus menciptakan lingkungan yang kondusif, representatif dan kreatif dalam meningkatkan gerakan literasi tentu yang dimulai dari diri sendiri, mulai yang terkecil dan mulai saat ini.
Literasi di sekolah adalah sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, dengan tujuan untuk menggali minat peserta didik dan seluruh warga sekolah untuk meelakukan literasi.”Ujar beliau.
Jadi literasi adalah sebagai kemampuan untuk mengembangkan potensi yang ada didalam diri seseorang dalam kegiatan membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. “Kata Bapak Fransisco Soares, S.Pd,M.Pd. .