Text
Mami Rose(Jual diri ke mucikari sampai eksekusi mati)
Akhirnya terpidana mati, Sumiasih—pembunuh Letkol Marinir Purwanto berserta keluarga itu menjalani eksekusi mati. …….Tanah masih basah, dan memang kurang dari 7 hari pemakaman jasad Sumiasih, buku yang berkisah tentang dirinya sudah nongkrong di toko-toko, tangan cantik, pikiran cerdas serta balutan naluri bisnis yang piawai membantu kehadiran buku bersampul hitam kelam ini. Putaran ulang peristiwa yang menyayat kembali dibuka, kisah pertarungan berlatar bisnis esek-esek di situs Dolly ini, yang akhirnya diputus eksekusi mati, membuat orang menjadi paham betapa sulitnya berkehidupan. Mami Rose, adalah judul yang dipilih, karena kosakata mami dirasa tepat dan mewakili ikon Dolly. Mami adalah panggilan direktris “perlontean”, alias “GM—germo “, Rose merupakan signifikansi paras cantik dan body “semlohe”nya almarhum Sumiasih. Melalui tangan kepiawaian penulis, kisah seorang-orang yang berada pada titik abu-abu ini, mudah cerna. Barangkali karena penulis dan yang ditulis adalah seorang wanita, maka resonansi emosional mudah tersambung, dan akhirnya semua informasi serasa tidak ada yang tertinggal. Kisah tentang kehidupan seorang terpidana ini, ternyata diawali dengan siklus kehidupan yang penuh romantika, “mulai dari jual diri, ke mucikari sampai eksekusi mati
| P20038S | 671.52 SUR D | Tersedia | |
| P20039S | 671.52 SUR D | Tersedia | |
| P20040S | 671.52 SUR D | Tersedia | |
| P20041S | 671.52 SUR D | Tersedia | |
| P20042S | 671.52 SUR D | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain